Bullying dalam Perspektif Problematika Pendidikan
Studi Kasus pada Siswa UPT SPF SDN 101768 Tembung
Abstract
Latar Belakang: Bullying atau perundungan merupakan salah satu permasalahan pendidikan yang masih sering ditemukan di lingkungan sekolah dasar. Perilaku ini dapat berupa ejekan, penghinaan, pengucilan, maupun tindakan fisik yang berdampak negatif terhadap perkembangan sosial, emosional, dan akademik peserta didik. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan wali kelas IV UPT SPF SDN 101768 Tembung, ditemukan beberapa kasus perundungan yang terjadi antarsiswa dalam bentuk ejekan verbal, pemberian julukan yang tidak pantas, dan pengucilan dalam aktivitas kelompok.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk bullying yang terjadi pada siswa, faktor-faktor penyebab terjadinya bullying, dampak yang ditimbulkan terhadap korban, serta upaya penanganan yang dilakukan oleh pihak sekolah di UPT SPF SDN 101768 Tembung.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Narasumber utama dalam penelitian ini adalah Siti Aminah Siregar selaku wali kelas IV UPT SPF SDN 101768 Tembung. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang paling sering terjadi adalah bullying verbal berupa ejekan, pemberian julukan negatif, dan tindakan mengejek kondisi teman. Faktor penyebab terjadinya bullying meliputi kurangnya kesadaran siswa terhadap dampak perilaku perundungan, pengaruh lingkungan pergaulan, serta rendahnya kemampuan pengendalian emosi. Dampak yang dialami korban antara lain menurunnya rasa percaya diri, ketidaknyamanan dalam mengikuti pembelajaran, dan berkurangnya interaksi sosial dengan teman sebaya. Upaya yang dilakukan sekolah meliputi pemberian nasihat, pembinaan karakter, mediasi antara siswa yang terlibat, serta pengawasan yang lebih intensif oleh guru.
Kesimpulan: Bullying merupakan permasalahan pendidikan yang masih ditemukan pada siswa UPT SPF SDN 101768 Tembung dan berpotensi menghambat perkembangan sosial serta proses belajar peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara guru, orang tua, dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku perundungan.
Downloads
References
Andini, R. D., Putra, N. P., & Nurhabibah, P. (2024). Analisis dampak bullying terhadap karakter siswa sekolah dasar. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5). https://doi.org/10.56799/jceki.v3i5.4521
Arif, M., Chapakiya, S., & Sakdiyah, N. H. (2024). Bullying in elementary schools: A systematic literature review from 2014 to 2024. Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. https://doi.org/10.32332/r549mk37
Coloroso, B. (2016). The bully, the bullied, and the not-so-innocent bystander. HarperCollins.
Dimyati, & Mudjiono. (2018). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.
Dariyo, A., Housen, M., & Andrianputra, E. (2024). Membangun konsep diri untuk mengatasi kecemasan bersekolah siswa korban perundungan di sekolah dasar. Jurnal Serina Abdimas, 2(2). https://doi.org/10.24912/jsa.v2i2.29289
Elvira, F., Hamid, S., & Burhan. (2024). Pendidikan karakter bersahabat, komunikatif dan antisipasi perilaku perundungan di sekolah dasar. Bosowa Journal of Education, 4(2), 294–303. https://doi.org/10.35965/bje.v4i2.4455
Gumay, F. A., Santoso, S., Prisiani, Y., Faithtria, M. G., Kacen, & Dhananjaya, A. (2024). Edukasi perilaku perundungan di sekolah dan pencegahannya bagi siswa sekolah dasar negeri C di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Jurnal Serina Abdimas, 2(3). https://doi.org/10.24912/jsa.v2i3.32116
Hurlock, E. B. (2017). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang kehidupan. Erlangga.
Kusmiati, S., Ariyanti, M., Cahyaningsih, H., & Nursyamsiyah. (2024). Efektivitas pendidikan pencegahan perundungan terhadap pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 16(1). https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v16i1.2259Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Najmi, F. N., & Habiby, W. N. (2025). Analisis multidimensional bullying pada sekolah dasar: Perspektif ekologi, pembelajaran sosial, dan relasi kekuasaan. Jurnal Keilmuan dan Keislaman, 5(2). https://doi.org/10.23917/jkk.v5i2.979
Nugroho, S. E., & Azizah, N. (2024). The devastating psychological impact on elementary school students of bullying in Indonesia. Academia Open, 9(2). https://doi.org/10.21070/acopen.9.2024.8276
Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell Publishing.
Sardiman. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.
Sari, R., Marhadi, H., & Erlisnawati. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan perundungan (bullying) di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 47072–47078.
Sadulloh, U. (2019). Pengantar ilmu pendidikan. Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.Syah, M. (2021). Psikologi pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Wardani, Y. A. P., & Astuti, T. (2024). Fenomena school bullying di sekolah dasar (Studi kasus pada SDN 2 Twelagiri). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.Fatmasari, Apriani, A.-N., Sudaryanti, A. A., Sofian, M., Rahayu, D. P., Fetinarumi, Azman, M., Putri, N., Akbar, M., Lestari, S. B., & Haabiburochman, Y. K. (2024). Edukasi anti bullying bagi siswa di sekolah dasar. Jurnal Indonesia Mengabdi, 6(2), 145–154. https://doi.org/10.30599/0crpmd20
Wulandari, R., Sumartiningsih, S., & Yuwono, A. (2024). Efektivitas guru sebagai pendamping dan pemberi dukungan dalam mengatasi bullying di sekolah dasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Daniel Edison Sitanggang, Hiskia Julius Renata Gultom, Jesminton Gultom, Jhon Daniel Anselino Malau (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












