Storytelling Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar: A Systematic Literature Review
Abstract
Background: Pembelajaran tematik di sekolah dasar membutuhkan metode yang kontekstual dan bermakna agar mampu meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus menanamkan nilai karakter dan budaya lokal. Salah satu pendekatan yang relevan adalah metode storytelling berbasis kearifan lokal karena dapat menghubungkan materi pembelajaran dengan pengalaman budaya yang dekat dengan kehidupan siswa. Namun, kajian sistematis mengenai penerapan metode tersebut dalam pembelajaran tematik masih terbatas.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis systematic literature review. Sumber data diperoleh dari 25 artikel ilmiah yang diterbitkan pada rentang tahun 2019–2024 melalui basis data Google Scholar. Analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi menggunakan diagram PRISMA, ekstraksi data, dan sintesis tematik untuk memperoleh pola temuan yang relevan dengan fokus penelitian.
Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa metode storytelling berbasis kearifan lokal memberikan dampak positif terhadap pembelajaran tematik di sekolah dasar. Dampak tersebut meliputi peningkatan motivasi belajar intrinsik siswa, penguatan pemahaman konsep tematik, pengembangan karakter berbasis nilai budaya lokal, serta kontribusi terhadap pelestarian kearifan lokal di tengah arus globalisasi. Selain itu, penelitian juga menemukan beberapa hambatan implementasi, seperti minimnya bahan ajar berbasis budaya lokal yang terstandarisasi dan rendahnya kompetensi guru dalam teknik storytelling.
Kesimpulan: Metode storytelling berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran tematik yang lebih kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar berbasis cerita lokal, pelatihan storytelling bagi guru secara berkelanjutan, serta kolaborasi aktif antara sekolah dan komunitas budaya lokal guna mendukung implementasi pembelajaran yang lebih optimal dan berkelanjutan.






