Analisis Strategi Soft Approach Guru dalam Mengatasi Perilaku Indisipliner Siswa Sekolah Dasar

Authors

Keywords:

strategi soft approach, perilaku indisipliner, pengelolaan kelas, sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi yang menunjukkan masih adanya perilaku indisipliner siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar yang berpotensi mengganggu efektivitas kegiatan belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi soft approach yang digunakan guru dalam mengatasi perilaku indisipliner siswa kelas V di SD Negeri 060879. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas V sebagai informan utama dan siswa sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif melalui tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perilaku indisipliner yang sering muncul meliputi berbicara saat guru menjelaskan, kurang memperhatikan pembelajaran, mengganggu teman, dan tidak menyelesaikan tugas. Guru mengatasi perilaku tersebut melalui strategi soft approach berupa teguran halus, pendekatan personal, pemberian nasihat, serta komunikasi yang positif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi soft approach efektif dalam mengurangi perilaku indisipliner siswa, meningkatkan kesadaran disiplin, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alimin, A., Rahmawati, D., & Nugroho, S. (2024). Strategi preventif berbasis karakter dalam mengurangi perilaku indisipliner siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 45–56.

Castara, R., & Aliyyah, R. R. (2023). Pengelolaan perilaku siswa dan dampaknya terhadap keteraturan kelas sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 112–123.

Emmer, E. T., & Sabornie, E. J. (2015). Handbook of classroom management. Routledge.

Gordon, T. (2003). Teacher effectiveness training. Three Rivers Press.

Gregory, A., Clawson, K., Davis, A., & Gerewitz, J. (2016). The promise of restorative practices to transform teacher–student relationships and achieve equity in school discipline. Journal of Educational and Psychological Consultation, 26(4), 325–353. https://doi.org/10.1080/10474412.2014.929950

Gularso, D., & Indrianawati, E. (2020). Faktor penyebab perilaku indisipliner siswa dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2), 78–86.

Hidayat, A. (2021). Komunikasi empatik guru dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Humanistik, 6(1), 34–42.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Kohn, A. (2006). Beyond discipline: From compliance to community. ASCD.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mulyasa, E. (2018). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.

Pratama, R., & Lestari, D. (2023). Penguatan perilaku positif sebagai strategi pembinaan disiplin siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(1), 55–66.

Rogers, C. R. (1983). Freedom to learn for the 80s. Merrill Publishing.

Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.

Sari, N. (2024). Peran kepercayaan dalam hubungan guru dan siswa pada pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 11(1), 21–30.

Sari, M., Satrisno, H., & Yurmani, L. (2025). Pendekatan humanistik dalam pembelajaran untuk meningkatkan empati dan pengendalian perilaku siswa. Jurnal Pendidikan Humaniora, 10(1), 15–27.

Sitanggang, J. N., Siregar, A., Simanjuntak, E. B., Aulia, S. M., & Gandamana, A. (2024). Hubungan manajemen kelas terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri 166325 Kota Tebing Tinggi T.A 2023/2024. Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar, 1(5).

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supriadi, A., Rahman, F., & Putri, S. (2024). Pendekatan edukatif humanistik dalam meningkatkan kedisiplinan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(1), 1–12.

Tu’u, T. (2004). Peran disiplin pada perilaku dan prestasi siswa. Grasindo.

Wahyuni, S., & Ahmad, M. (2023). Hubungan kedisiplinan siswa dengan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(2), 98–110.

Wentzel, K. R. (2012). Motivating students to learn. Routledge.

Zulfitria, Z., Handayani, R., & Kurniawan, D. (2022). Disiplin tanpa hukuman dalam meningkatkan harga diri siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(2), 145–156.

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Analisis Strategi Soft Approach Guru dalam Mengatasi Perilaku Indisipliner Siswa Sekolah Dasar (I. Sihotang, T. Siahaan, K. Nadapdap, S. Manurung, & A. Budianto, Trans.). (2026). Jurnal Ilmiah Pendidikan Alibdhamaal (JIPA), 1(1), 1-10. https://ejournal.yayasanummahaminahalibdhamaal.org/index.php/jipa/article/view/41